Sunday, 18 December 2011

Ombak Rindu



Tersentak.....
terpana akan kehidupan yang bagaikan roda
terkapai-kapai melawan ombak di lautan
namun kekuatan fari hanyut
bersama derasnya air yang mengalir
hanya pasrah dan kejujuran dalam diri
kental diiringi imbawan kembali
mereka yang telah pergi

Rindu....
rindukan kesempurnaan hidup
pilunya hati dikelilingi suasana berliku
walaupun tersergam di sisi
mahligai istana lengkap segala
ia hanyalah pelengkap dari yang tiada makna
ketidaktenangan hati tetap menghantui
menyesalkah

kesepian...kehampaan...kerinduan...
bagaikan teman saban hari
tiada siapa yang mengerti

suara yang nyaring diiringi pandangan
nan menusuk...
perintah yang tiada bantahan
walau hati tak lekang dek ngomelan
tak siapa mendengar
hanya dinding dan hiasan berwarna
sama warna dengan hati tak keruan
tak pasti sampai bila

Namun terlihat seketika
senyuman menawan,layanan istimewa
dan ketawa kedengaran
serta.....kebenaran terpaksa
penyeksaan hampir terlerai
sayangkah?cintakah?
ianya sementara cuma
yang pasti...
kepercayaan masih terhalang
tersangkar kembali di mahligai indah

hati nan terluka
sentiasa tercari-cari
apakah sebenarnya yang tersurat
apakah itu telah tersurat

Ombak yang bergelora kian menghilang
Rindu yang terlerai tampak indah
Bila...
Tabir cinta Hariz tersingkap
Semarak cinta Izzah terbela
Lalu...
Hariz dan Izzah melakar bahagia.

1 comment: